Kamis, 01 Januari 2009

Teknologi informasi mutakhir 2030

Mobil hybrid Terbang dan Laptop canggih Tenaga Surya yang Ramah Lingkungan

Bagaimana ya rupa teknologi informasi pada tahun 2030. Sosok tahun 2030, belum tersingkap jelas, tetapi sejumlah negara tampak bergegas melakukan antisipasi. Ada apa dengan tahun 2030?

Dengan mengandalkan ketajaman imajinasi dan visi, perkembangan dan tingkat kemajuan tahun 2030 mulai diproyeksikan secara meyakinkan. Gambaran tentang perkembangan dan kemajuan tahun 2030 sebenarnya belum jelas.

sebenarnya bagaimana bangsa-bangsa di dunia mulai mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan satu generasi ke depan, yang diproyeksikan sampai tahun 2030.

Menurut saya sich teknologi akan menjadi super canggih tetapi juga ramah lingkungan dan hemat energi dikarenakan kondisi bumi yang akan semakin memburuk pada tahun 2030.Maka manusia akan menciptakan teknologi seperti Mobil hybrid yang terbang di udara yang tenaganya menggunakan listrik dan Laptop canggih tenaga surya yang ramah lingkungan.

Mobil hybrid terbang selain ramah lingkungan ternyata secara tidak langsung juga bisa menjadi tidak ramah lingkungan. Terutama jika hal tersebut berkaitan dengan penambahan pembangkit listrik.

Menurut studi yang dilakukan oleh Oak Ridge National Laboratory di Amerika Serikat, meningkatnya jumlah kendaraan hybrid akan berpengaruh pada infrastruktur, pasokan, permintaan, harga dan emisi yang mungkin akan ditimbulkan juga.

Analisa terhadap dampak potensial yang kemungkinan terjadi pada tahun 2030 di 13 wilayah Amerika Serikat, dengan perkiraan penetrasi pasar kendaraan hybrid sebesar 25% pada tahun
2030.

Mobil ini dapat terbang karena energi listrik yang disimpan dalam mesin diubah menjadi energi gas hidrogen dan panas yang membuat mobil ini terbang melayang.Energi gas hidrogen dan panas dikeluarkan melalui 4 roda mobil yang bentuknya seperti pesawat ulang alik di film-film.Dimobil ini juga terdapat alat komunikasi dan radar seperti pesawat terbang sehingga antar mobil tidak bertabrakan saat terbang di udara. Stan Hadley peneliti ORNL pada Program Pendingin, Pemanas dan Teknologi Ketenagalistrikan menjelaskan bahwa studi yang dilakukannya mengasumsikan bahwa pemilik kendaraan hybrid akan mengisi ulang baterainya hanya pada malam hari. Hadley juga menambahkan bahwa asumsi tersebut berdasar kebiasaan yang dilakukan manusia, yaitu hanya melakukannya ketika ada waktu senggang tanpa melihat kesiapan dari pembangkit itu sendiri.

Beberapa skenario dilakukan untuk tahun 2030 dengan waktu pengisian ulang dimulai dari jam 17.00
hingga 22.00. Hasilnya menunjukkan bahwa pada tahun 2030 sangat diperlukan penambahan pembangkit, ketika kendaraan hybrid sudah banyak beredar di pasar dan mempunyai persentase lebih besar di Amerika Serikat.

Pada skenario terburuk yang kemungkinan terjadi adalah ketika semua kendaraan hybrid diisi ulang pada jam 17.00, maka akan dibutuhkan sekitar 6 kiloWatt hingga 160 pembangkit listrik dengan kapasitas besar untuk mencukupi kekurangan pasokan listrik yang ada. Pada wilayah tertentu, cadangan llistrik akan berkurang akibat naiknya permintaan listrik.

Skenario terbaik adalah dimana semua kendaraan hybrid diisi ulang pada jam 22.00, ketika beban listrik pada kondisi minimum dan harga jual listrik lebih murah. Tergantung pada kebutuhan listrik tiap rumah, pengisian ulang kendaraan hybrid yang dilakukan pada jam tersebut tidak membutuhkan penambahan pembangkit baru dengan asumsi tingkat permintaan listrik rendah. Sedangkan jika permintaan listrik lebih tinggi, maka dibutuhkan delapan pembangkit listrik untuk mencukupi kekurangannya.

Laptop canggih bertenaga surya yang embedded yang ramah lingkungan? Laptop tercepat masa kini, di tahun 2030, laptop akan hadir dengan ratusan bahkan ribuan core, missal dengan kemampuan seperti itu laptop dapat mengeksekusi perintah sebanyak 21024, sehingga tidak menutup kemungkinan laptop ada di mana-mana, semakin portable dan mobile. Papan tombol atau keyboard, mouse dan monitor laptop lama-lama akan digantikan oleh alat yang lebih intuitif dalam berinteraksi dan menampilkan gambar, seperti sistem pengenalan suara dan permukaan layar sentuh. Di sisi lain, seluruh peralatan yang menunjang kehidupan manusia akan mengandung laptop yang embedded. Ketersediaan jaringan internet sangat tinggi karena itu akses terhadap informasi dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Internet akan mengandung informasi yang berlimpah. Manusia dapat bekerja, menikmati hiburan, bersosialisasi dan berkelana secara virtual ke seluruh dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduknya Kenapa tidak. Peminat laptop belakangan kian banyak dibandingkan dengan desktop. Efisiensi dan konsumsi listrik yang lebih kecil menjadi faktor penyebabnya. Tapi patut dipikirkan juga limbah elektroniknya kelak. Kalau mau, para pakar Teknologi Informasi memikirkan juga bagaimana membuat laptop super canggih yang ramah lingkungan. Seperti apa?

Bahan Alami

Pertama, kemasan laptop kebanyakan saat ini terbuat dari petroleum yang dilapisi plastik. Diusulkan agar bahan ini diganti dengan bioplastik, yakni plastik berbahan dasar tanaman. Bahan ini juga membutuhkan lebih sedikit energi untuk membuatnya. Problemnya adalah bahan itu harus lebih tahan panas. Fujitsu sudah memproduksi laptop semi alami dan tengah mengujicoba bahan dasar minyak castor yang 80 persennya berasal dari konten alam.

Kedua adalah soal limbahnya kelak di pembuangan sampah. Environmental Protection Agency (EPA) melaporkan di Amerika Serikat (AS) saja ada 19.000 ton limbah laptop setiap tahunnya. Kelak, kita tidak perlu lagi membuang laptop yang rusak. Teknologi memungkinkan upgrade terhadap laptop lama. Asus belum lama ini merilis model laptop dimana pengguna bisa mengubah prosesor, kartu grafis dan bagian lain sehingga tak perlu membeli laptop baru hingga kurun waktu lama.

Tenaga Surya

Problem lain adalah display laptop yang terlalu banyak menyedot energi. LCD menyerap lebih dari setengah energi laptop. Beberapa laptop sudah dibuat dengan LEDs yang lebih efisien. Diusulkan agar display dibuat dengan Organic Light-Emitting Diodes (OLED) yang membentuk gambar dengan film elektrokluminesen. Pada layar kecil seperti ponsel pintar, OLED mampu menekan penggunaan energi.

Bagian lain adalah membuat sumber energi laptop berasal dari tenaga surya. Saat ini charger tenaga surya portabel untuk laptop sudah tersedia. Perusahaan bernama MSI Computer telah mengembangkan prototip laptop dengan sel-sel fotovoltaik yang langsung terintegrasi.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pabrik-pabrik laptop bisa menekan penggunaan energinya. dengan permintaan laptop yang cukup besar, maka pabrik laptop otomatis akan menggenjot produksinya. Ini berarti lonjakan kebutuhan energi. Sebuah “Pekerjaan Rumah” bagi para ilmuwan dan pemerhati lingkungan kita yang tak ada habisnya.

[Future] Menyongsong Visi Indonesia 2030 - Teknologi Informasi dan Networking yang Kuat sebagai landasan Pertahanan Negara



Salah satu cara mencapai visi tersebut adalah sistem pertahanan yang kuat.

Sistem Pertahanan telah berubah secara radikal


Donald Rumsfeld, sekretaris pertahanan Amerika Serikat pada 9 Agustus 2007 pernah berkata :

"Dua hal yang benar-benar telah mengubah segalanya, yaitu cara kerja informasi dan teknologi informasi, dan jaringan dan segala sesuatu yang tersambung sedemikian rupa sehingga fungsinya berubah total dari pada sebelumnya.

Dan jika yang saya katakan itu mungkin, maka satu hal yang mungkin paling mengubah segalanya di dalam pertahanan kita bukanlah sistem persenjataan, melainkan gabungan antara interkoneksi dan peningkatan kemampuan yang sangat besar yang disebabkan karena tingkat kewaspadaan tadi"

Kalimat yang begitu panjang itu intinya adalah kekuatan militer sekarang banyak tergantung pada IT/Networking yang meningkatkan kewaspadaan di medan peperangan.


Internet Protocol sebagai Pondasi
Di dalam sistem militer yang modern, IP (internet protocol) memegang peranan yang sangat penting. IP bersifat ubiquitous, dan dapat digunakan untuk menghubungkan semua hal di :

  • darat (mobil, tank, kereta api, tentara angkatan darat, dll)
  • laut (kapal induk, speed boat, sampai kapal selam, penyelam, dll)
  • udara (pesawat jet, helikopter, pilot, dll)
  • luar angkasa (satelit, astronot, dll)

IP memiliki kemampuan untuk membuat bermacam2 sistem komunikasi bisa saling bicara meskipun memnggunakan sistem yang saling tidak kompatibel :

  • Telpon analog/digital/IP/key telephone/Soft Phone
  • Instant messenger/VoIP
  • Video conference/Telepresence
  • Radio HT, dll

IP bisa digunakan untuk menjebatani komunikasi antar angkatan, termasuk jika mereka menggunakan sistem radio yang berbeda2. IP juga menghindari frekuensi radio yang rentan terhadap jamming.

IP bisa digabungkan dengan sistem GPS atau Loran, untuk memberikan informasi posisi yang akurat dan realtime mengenai keadaan di lapangan.

IP Command Center
IP memungkinkan kita membangun suatu IP Command Center, suatu tempat yang memungkinkan Panglima TNI (atau Presiden) memonitor semua pergerakan angkatan2 bersenjatanya.

Kejadian di bawah ini bisa dijadikan contoh seandainya kita sudah memiliki sistem pertahanan berbasiskan IP :

  • Angkatan laut kita mendeteksi adanya kapal asing memasuki perairan Indonesia, tapi kapal asing itu begitu cepat sehingga tidak bisa dikejar kapal AL
  • AL menghubungi AU --> ini memungkinkan meskipun AL & AU menggunakan sistem komunikasi radio yang berbeda, dengan frekuensi yang berbeda pula
  • AU mengirimkan pesawat tempur untuk melihat kapal asing
  • Kapal asing mendekat suatu pulau
  • AU minta AD mengirimkan tentara ke pulau itu --> AU & AD bisa bicara meskipun frekuensi radionya juga beda
  • Panglima TNI bisa melihat semua pergerakan AL, AU, AD di dalam IP Command Center melalui beberapa big screen TV
  • Kejadian realtime di lapangan juga bisa ditayangkan gambar dan suaranyanya di big screen TV. Kalau diinginkan gambar dan suara ini juga bisa ditayangkan langsung ke saluran TV nasional (misalnya untuk berita aktual)
  • Panglima TNI bisa bicara langsung ke Presiden menggunakan saluran yang encrypted
  • Presiden juga kalau ingin tahu bisa bicara langsung dengan pilot pesawat tempurnya. Presiden menggunakan telepon IP di istana negara, sementara pilot menggunakan radio
  • Panglima TNI bisa bicara langsung juga dengan personil AL, AU, AD yang berada di lapangan melalui radio --> ingat frekuensi semua radionya berbeda2
  • Kalau diperlukan semua pimpinan AL, AU, AD, Panglima, dan Presiden bisa juga mengadakan conference call menggunakan saluran yang encrypted pada saat bersamaan

Jadi dengan adanya infrastruktur IP yang kuat, kita akan punya visibility medan tempur yang luas dan akses yang tidak terbatas. Semua informasi akan bersifat REALTIME, menyeluruh, dan bisa didapatkan dari tangan pertama.


Teman2 buat komentarnya di write review ya.. jngn lupa buat rating bintangnya..
Thanz ...